Setelah Jorge Lorenzo yang mengungkapkan sedikit kekurangan di sepeda motornya Desmosedici GP17, kali ini Andrea Dovizioso punya pendapat serupa. Pebalap Duati berusia 39 tahun merasa, progres performa tunggangannya, belum cukup untuk menjadi kompetitf di musim 2017.

Mengingat pebalap Yamaha, Maverick Vinales dan Marc Marquez dari Honda, pada tes pra-musim di Phillip Island menjadi yang tercepat, sementara kedua pebalap Ducati berusaha keras untuk menantang di posisi teratas.

Dovizioso menyelesaikan hari terakhir tes di Australia pada posisi ketujuh, atau ,699 detik di belakang Vinales, sementara rekan setimnya yang baru Jorge Lorenzo, berada satu tempat di belakangnya.

“Jika Anda melihat tes dan membuat perbandingan dengan tahun lalu, kami berada dalam situasi yang jauh lebih baik saat itu. Saya kompetitif di Malaysia, saya kompetitif di sini, sedangkan kali ini (Phillip Island 2017) adalah salah satu pencapaian terburuk saya,” ujar Dovizioso mengutip Motorsport.com, Senin (27/2/2017).

“Kami telah meningkat sedikit dari tahun lalu. Kami cukup cepat. Namun di sisi lain, kami belum berubah siginifikan di titik-titik negatif. Kami melakukan pekerjaan besar, tapi itu tidak cukup,” tutur Dovizioso.

Saat ditanyakan mengenai, apakah Ducati memiliki pembaruan (update) lebih lanjut yang direncanakan untuk dilakukan pada tes pra-musim terakhir di Qatar, Dovizioso menjawab pesimis.

“Di Qatar sulit untuk memiliki materi baru, tidak mungkin untuk membawa sesuatu dalam dua minggu (setelah Phillip Island). Kami harus memahami apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan performa di belokan,” ujar Dovizioso.

Dovizioso tetap mengatakan, Ducati bisa lebih kompetitif jika mampu mengatasi kelemahannya saat berbelok di tikungan. Walaupun diakui, pengembangannya sudah jauh lebih baik, pasca tak lagi menggungakan winglet.

“Kami bisa sangat kuat di banyak trek, tetapi jika performa kami di tikungan lebih buruk daripada rival yang lain, dengan kondisi yang ada saat ini, nampaknya sulit berharap banyak. Itu sebabnya saya mengatakan, jika kita menyentuh titik itu (perbaikan performa GP17 di tikungan), segala sesuatu bisa berubah,” ucap Dovizioso.

SHARE