London – Marouane Felaini mencoba melamar ke Liga Super Tiongkok untuk mengamankan posisi menjelang jendela transfer ditutup. Hal ini diungkapkan pelatih Tianjin Quanjian, Fabio Cannavaro.

Pemenang Piala Dunia Italia, Cannavaro saat ini menjadi bos klub kaya raya Tiongkok, Tianjin Quanjian. Dia kini sedang mempersiapkan kompetisi musim baru di Liga Super Tiongkok.

Pelatih Tianjin itu mengatakan, bintang Manchester United, Fellaini sudah menawarkan diri untuk bergabung sebelum jendela transfer Tiongkok ditutup.

Tetapi Cannavaro mengatakan, dia tidak bisa menerima tawaran bintang sepakbola Belgia itu karena mereka tidak membutuhkan tipe pemain seperti dia.

“Saya pikir kami akan meneken kontrak dengan pemain berusia 28 atau 29 tahun. Marouane Fellaini sudah menawarkan diri. Tetapi saya katakan kepada agen dia bahwa saya mencari tipe pemain yang berbeda dari dia,” katanya.

Kontrak Fellaini bersama MU akan berakhir Januari depan. Di bawah Mourinho dia memang selalu diturunkan main, tetapi sebagai pemain cadangan. Dia sendiri ingin menjadi pemain utama.

Karena itu, pemain berusia 29 tahun itu lebih banyak duduk di bangku cadangan dan ini membuat dirinya stres. Sementara temannya di Timnas Belgia, Axel Witsel kini sudah lebih awal bergabung dengan Cannavaro di Tianjin.

Cannavoro malah ingin mendatangkan pemain Belgia lainnya yakni Romelu Lukaku dari Everton, tetapi Toffees sepertinya tidak ingin melepaskan dia.