Manchester: Manajer Manchester United, Jose Mourinho menyambut positif keberhasilan skuatnya lolos ke final Liga Europa 2016 — 2017. Ia menyebut, peluang skuatnya meraih trofi terbuka.

Hasil imbang 1-1 kontra Celta Vigo sudah cukup mengantarkan United ke final. Sebab, pada leg pertama, United unggul 1-0 lewat aksi Marcus Rashford. Namun, keberhasilan United ke final tercoreng oleh aksi Eric Bailly. Ia mendapatkan kartu merah karena melakukan gerakan tangan ke arah pemain Celta Vigo, John Guidetti. Selain Bailly, pemain Celta Vigo Facundo Roncaglia juga mendapatkan kartu merah karena berusaha membalas tindakan Bailly.

“Ini berarti kesempatan untuk memenangkan trofi dan kesempatan kembali ke Liga Champions. Artinya, ini adalah kesempatan untuk mengakhiri musim dengan sempurna,” kata Mourinho seperti dikutip Soccerway, “Saya mengatakan ini adalah pertandingan terbesar bagi mereka (Celta Vigo). Ini bukan pertandingan yang paling penting dalam sejarah klub atau saya sendiri. Bagi Celta Vigo, pertandingan ini penting,” sambungnya.

Juru taktik berpaspor Portugal itu menambahkan, mentalitas anak asuhnya menjadi kunci kecemerlangan United. Oleh karena itu, ia akan berusaha terus memompa semangat anak asuhnya agar menyabet gelar juara. “Pada akhirnya, saat pertandingan terlalu sulit, ketika mereka lebih baik dari kami, saat kami dalam masalah dan tidak bermain bagus, saya pikir mentalitas, keinginan, dan kebersamaan membuat anak-anak berjuang sampai akhir,” tutur Mourinho.

Pada babak final, United akan menghadapi Ajax Amsterdam, 25 Mei. Partai puncak akan dihelat di Friends Arena, Swedia.