Uzice: Gelandang Manchester United Paul Pogba sedang menjadi sasaran kritik pada musim 2016–2017. Itu tak lepas dari kegagalannya menunjukkan penampilan impresif sepanjang musim ini.

Salah satu kegagalan yang paling disoroti adalah dalam memberikan kontribusi. Sejauh ini, Pogba baru menyumbang empat assist untuk Red Devils dari 40 penampilannya di seluruh kompetisi. Selain itu, ia hanya mampu menyumbang tujuh gol. Situasi sulit yang dialami Pogba lantas mendapat perhatian dari mantan bek MU Nemanja Vidic. Ia menganggap kritik yang didapat Pogba terlalu berlebihan.

Sebab, mantan bek timnas Serbia itu percaya Pogba adalah pemain yang bagus. “Ini semua tergantung dengan seberapa besar orang mengharapkan ia. Saya pikir masalahnya adalah pasar transfer yang terlalu gila saat ini.

Untuk membeli pemain yang dibutuhkan, Anda harus membayar dengan dana yang gila-gilaan,” ujar Vidic.

“Pogba adalah pemain hebat. Kemampuannya bukan untuk mencetak 25 gol. Ia adalah pemain yang menciptakan permainan di seluruh lapangan dan mungkin bisa mencetak 10 sampai 15 gol saja. Dengan potensi yang ia miliki, ia bisa saja mengubah permainan dan dapat menjadi pemain yang bisa mencetak 20 hingga 25 gol,” tambahnya.

“Saya pikir itu sulit jika seseorang melihat dan mengharapkan Pogba melakukan sesuatu yang bukan menjadi tipe permainannya. Saya pikir ia sudah melakukan beberapa hal yang baik pada musim ini. Tentu saja, ia belum memberikan yang terbaik. Tetapi, ia sudah bermain 40 pertandingan yang penting,” tutur Vidic.

Pogba saat ini dalam perawatan cedera hamstring. Cedera tersebut didapat saat gelandang asal Prancis itu tampil menghadapi Rostov pada leg kedua babak 16-besar Liga Europa 2016–2017, Jumat 17 Maret.