Berita bola aktual, bookie888.co – Saat tim-tim rival memetik poin, Manchester City malah kalah telak di kandang Everton. Melihat jarak dengan puncak klasemen yang makin melebar, apakah Pep Guardiola sudah mengibarkan bendera putih alias menyerah dalam perburuan gelar?

City dipecundangi Everton dengan skor mencolok 0-4 di Goodison Park, Minggu (15/1/2017). Kiper The Citizens, Claudio Bravo, dipaksa memungut bola dari dalam gawangnya oleh Romelu Lukaku, Kevin Mirallas, Tom Davies, dan Ademola Lookman.

Bagi City, ini adalah kekalahan kelima mereka di Premier League musim ini. Di antara tim-tim penghuni enam besar klasemen Premier League, City menjadi tim dengan jumlah kekalahan terbanyak.

Setelah kalah dari Everton, City kini berada di posisi kelima dengan perolehan 42 poin. Mereka berjarak sepuluh poin dari Chelsea yang memuncaki klasemen.

Dengan 17 laga tersisa hingga akhir musim, peluang City untuk menjadi juara tentu masih terbuka. Namun, peluang mereka tidak besar-besar amat mengingat nasib mereka juga akan sangat bergantung pada hasil yang didapatkan tim-tim rival.

Ditanya apakah jarak antara timnya dengan puncak klasemen sudah terlalu jauh, Pep menjawab: “Dari posisi pertama? Ya. Sepuluh poin itu banyak. Dengan posisi kedua tiga poin. Kita lihat saja,” ujarnya seperti dikutip Manchester Evening News.

“Selama tiga pekan atau sebulan terakhir, saya meminta para pemain saya untuk melupakan klasemen. Fokus ke laga berikutnya dan berusaha melakukan yang terbaik untuk menang, dan setelahnya pada akhir musim kami akan mengevaluasi bagaimana level dan performa kami, bagaimana pelatih, bagaimana para pemain, dan setelah itu kami akan memutuskan,” kata manajer City itu.

Meski menghadapi kompetisi yang lebih ketat daripada di Spanyol dan Jerman, Pep mengaku menikmati pekerjaannya sekarang.

SHARE