Berita bola terkini, Bookie888.co – Mauricio Pochettino paham benar kenapa dirinya ada di bagian atas daftar calon pelatih Barcelona. Manajer Tottenham Hotspur itu menganggapnya sebagai kewajaran.

Pochettino disebut-sebut jadi salah satu favorit untuk menggantikan Luis Enrique yang meninggalkan Barca di akhir musim ini. Sejumlah pesaing terkuatnya adalah Jorge Sampaoli dan Ronald Koeman.

Tapi pengalaman Pochettino tinggal kurang lebih 11 tahun di kota Barcelona, meski sebagai pemain dan manajer tim rival yakni Espanyol, diyakini membuatnya jadi calon unggul. Sebab dewan direksi Blaugrana kabarnya menginginkan pelatih yang punya kedekatan dengan kota mereka.

Pochettino menganggap spekulasi terkait dirinya ini sebagai sebuah konsekuensi menanjaknya performa Spurs dalam beberapa musim terakhir. Baginya, merupakan sebuah hal wajar jika namanya dan sejumlah pemain di timnya saat ini dikaitkan dengan klub-klub top lain.

Tapi pria Argentina itu menegaskan tak mau terlalu banyak berkomentar soal isu ini.

“Saya melihat nama saya di daftar karena itu adalah daftar yang besar, berisi 100 nama. Itu semacam, jika saya pergi maka saya melihat sebuah daftar berisi 50 nama untuk menggantikan saya,” kata Pochettino dikutip Sky Sports.

“Seperti biasanya, saya beri tahu, ini adalah bisnis yang saya sangat pahami. Saya lahir dengan bola di lengan saya dan saya sangat paham bisnis ini. Saya tidak menganggapnya sebagai sebuah sanjungan atau hadiah.”

“Kami adalah salah satu klub terbesar di Eropa. Bagi saya, Tottenham adalah salah satu klub terbesar. Kami ada di posisi di mana Anda bisa melihat kami memainkan sepakbola yang sangat bagus, tim menarik, para pemain yang sangat bagus,” sambungnya.

“Normal saja kalau kami menarik perhatian klub-klub lain dan masyarakat sepakbola. Kami adalah bagian dari bisnis itu dan nama-nama kami selalu muncul di daftar klub lain.”

“Saya tak mau bicara karena kalau terlalu banyak bicara itu memungkinkan untuk orang-orang menyalahartikan kata-kata saya. Saya bahagia di sini. Saya paham bisnis ini. Ini normal saja di sepakbola era sekarang,” demikian manajer 44 tahun ini.

SHARE