Leicester– Leicester City membuat kejutan luar biasa dengan mengalahkan Liverpool 3-1 sesaat setelah manajemen memecat sang pelatih, Claudio Ranieri.

Dengan kemenangan ini, Leicester City berhasil keluar dari zona degradasi setelah sukses menaklukkan Liverpool dengan skor 3-1 di Stadion King Power, Senin (27/2). Jamie Vardy jadi bintang lewat dua golnya di laga tersebut.

Tambahan tiga poin dari duel lawan Liverpool membuat koleksi poin Leicester kini jadi 24 angka. ‘The Foxes’ yang sebelumnya ada di peringkat ke-18 kini pun duduk di posisi ke-15, berjarak dua angka dari zona degradasi.

Sementara itu bagi Liverpool, kekalahan ini memupus ambisi mereka untuk menggeser Arsenal dari zona empat besar. Liverpool kini bahkan berpeluang tergusur oleh Manchester United di waktu depan, lantaran United punya satu laga lebih banyak dan hanya berjarak satu angka dari Liverpool.

Dari jalannya laga, Leicester yang baru saja kehilangan Claudio Ranieri langsung tampil apik sejak menit pertama laga berjalan. Alhasil, Leicester sukses mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 2-0 lewat gol Jamie Vardy dan Danny Drinkwater.

Vardy membawa Leicester unggul 1-0 lewat golnya di meni ke-28. Vardy sukses lepas dari kawalan bek-bek Liverpool saat dirinya mengejar umpan terobosan Marc Albrighton. Vardy pun dengan tenang mengalahkan kiper Liverpool, Simon Mignolet dalam duel satu lawan satu.

Enam menit jelang jeda pertandingan, Leicester berhasil menggandakan keunggulan mereka lewat Danny Drinkwater. Drinkwater melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang telak di pojok kiri gawang Mignolet. Kiper Liverpool itu sendiri tak banyak bereaksi saat gol kedua ini terjadi.

Memasuki babak kedua, Leicester justru makin menggila. Mereka sukses memperbesar keunggulan jadi 3-0 di menit ke-60 lewat gol kedua Vardy di laga itu.

Gol ini bermula dari aksi Christian Fuchs di sisi kanan pertahanan Liverpool. Setelah memperdaya Nathaniel Clyne, Fuchs mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti. Vardy berdiri pada posisi yang tepat dan sukses menggetarkan gawang Liverpool lewat sundulan kepalanya.

Tertinggal tiga gol, Liverpool berusaha untuk memberikan perlawanan pada Leicester. Hasilnya terlihat di menit ke-68 saat Philippe Coutinho mencatatkan namanya di papan skor.

Setelah menerima sodoran bola dari Emre Can, Coutinho berhasil menerobos lini pertahanan Leicester dan melepaskan tembakan ke pojok kanan gawang. Sayangnya, setelah gol Coutinho tak ada lagi gol tercipta bagi Liverpool sehingga mereka pun harus pulang dengan kekalahan 1-3.